Mungkin bagi kebanyakan kita sampah
adalah suatu kotoran yang menjijikkan, berbau, penuh kuman dan sesuatu yang
sangat tidak nyaman untuk dipandang oleh mata. Tetapi tidak bagi sebagian
orang, malah menjadi sebuah rezeki yang bisa menghasilkan uang.
Setidaknya sebagian orang itu
adalah para pemulung. Inspirasi ini saya temukan disebuah tempat pembuangan
sampah di pinggir jalan yang sangat ramai di saat saya pulang kerja, jalan itu hampir
setiap hari saya lalui ketika akan pergi dan pulang dari kerja.
Sore itu, beberapa orang sedang
mengorek-ngorek tumpukan sampah di tempat pembuangan itu, tiba-tiba datang
sebuah becak bermotor yang membawa beberapa kantung sampah yang pasti akan
dibuang di tempat pembuangan itu. Belum lagi becak tersebut sampai pada tempat
pembuangan itu, masih berjarak sekita 30 meter, para pemulung itu berlari
menuju becak tersebut dengan tarik menarik penuh canda seperti berebut untuk
lebih cepat sampai di becak itu. Dan benar saja, ketika mereka sampai pada
becak itu yang sudah berjalan perlahan, mereka seperti buas dengan cepat
mengambil kantung-kantung sampah seakan tak mau dierbut dari teman lainnya dan
seakan sangat berharga sekali yang adalah dalam kantung itu. Padahal bagi kita
hanya sampah. namun bagi mereka, kantung-kantung sampah itu pasti memiliki
sesuatu yang masih bisa diambil manfaatnya untuk dijual sehingga bisa bertukar
menjadi rupiah dan tentu saja menyambung hidup mereka.
Para pemulung itu pasti juga memiliki
rasa jijik, ingin bersih. tetapi mereka tidak punya pilihan, mereka mengabaikan
rasa jijiknya dan tentu saja rasa malu dari orang-orang yang lewat disekitar
itu demi bisa mendapatkan penghasilan untuk kebutuhan hidup mereka.
Kadang, sesuatu yang tidak
berfungsi bagi kita, bisa berfungsi bagi sebagian orang. Padahal bagi kita
sudah menjadi kotoran, namun bagi sebagian orang bisa menjadi penghasilan. Tentu
saja kita bisa belajar dari hal-hal kecil.
0 komentar:
Posting Komentar