Selagi kita masih merasakan kehidupan di dunia ini, saat itu pulalah
masalah akan selalu mengandrungi kita. Masalah hadir dengan sendirinya di
saat-saat kehidupan yang kita jalani.
Sepandai apapun kita membentengi diri tetap saja masalah ada dalam
kehidupan. Rasa cemas, khawatir, takut, malu, bingung, dan lain-lain, ini juga
merupakan bagian dari dampak yang dihasilkan oleh masalah atau bahkan merupakan
masalah itu sendiri.
Secara umum, bukan dengan menggunakan teori, pengertian dari masalah
adalah semua yang menjadi pengganggu fikiran, ketidak berhasilan, tidak normalnya
suatu sikap dan kondisi, kehilangan sesuatu dan semua hal yang menghalangi
fikiran untuk bahagia dan rileks dapat diartikan sebagai masalah.
Masalah-masalah tersebut di atas semuanya dapat menjadi pengganggu
tenangnya fikiran dan kenyamanan hidup menjadi hilang, yang ada hanya
kecemasan, bingun dan lain-lain yang semuanya keadaan yang tidak seperti
harapan. Sudah pasti masalah-masalah ini sangat mengganggu kebahagiaan hidup,
perjalanan hidup tidak nyaman serta menjadi penghalang sikap postif yang
seharusnya sikap positif itu dapat
memberikan kebahagiaan
Akan tetapi, bisakah kita hidup tetap tenang dan nyaman walaupun masalah
begitu banyak menghampiri kehidupan kita? Kalau kita orang yang ingin bahagia
dan ingin mendapatkan kenyamanan hidup, jawabannya pasti dan harus bisa. Kita semua
mengetahui bahwa tidak ada yang tidak bisa dan tidak mungkin bila kita sudah yakin untuk meraihnya,
termasuk mendapatkan ketenangan diantara berbagai masalah. Abdul Wachid dalam
bukunya yang berjudul Setiap Orang Punya Masalah, mengatakan salah satu yang bisa
membuat tenang dalam kondisi bermasalah
adalah dengan ikhlas menerima adanya masalah. Walau ini sulit tetapi percayalah
ketika kita sudah ikhlas fikiran kita akan semakin nyaman dengan keikhlasan
yang kita lakukan.
Cara lainnya adalah dengan merasa atau kita berfikiran bahwa kita tidak
memiliki masalah. Dengan hal ini kita dapat membohongi otak bawah sadar kita
yang selalu mengikuti yang kita gambarkan. Walaupun kita sedang mengalami
masalah yang sangat berat seperti (kehilangan sesuatu, dikecewakan orang, tidak
tercapai tujuan, dll) tetapi ketika kita bisa memikirkan bahwa kita sedang
tidak bermasalah dan tak punya masalah maka fikiran kita bisa membawa kepada
kenyamanan dan ketenangan karena seperti itulah yang akan digambarkan oleh otak
bawah sadar kita.
Cara lainnya lagi adalah dengan mengalihkan fikiran kita kepada fikiran
yang membahagiakan ketika kita sedang memikirkan-masalah-masalah yang mendera.
Ketika kita teringat tentang suatu masalah yang menyedihkan maka cepat-cepatlah
alihkan fikiran kita kepada hal yang bisa menghibur dan membahagiakan, seperti
mengingat asiknya saat kita liburan, atau saat bercanda dengan teman-teman. Hal
ini juga berkaitan dengan alam bawah sadar kita. Setelah kita merasa mampu
untuk kembali memikirkan masalah yang kita hadapi guna mencari penyelasaian
maka kembalilah memikirkan solusi dari masalah yang kita hadapi secara
perlahan.
Muda-mudahan
beberapa cara yang saya berikan ini dapat membantu menenangkan keadaan
saat-saat masalah mendera kehidupan anda walaupun mungkin anda punya cara
sendiri yang lebih ampuh untuk menenangkan fikiran andari dari masalah yang
dihadapi. Yakinlah untuk meyakinkan otak
atau alam bawah sadar anda.
iya sebaiknya kita perlu tenang ya mas saat hadapi masalah dalam kehidupan kita, perlu cari solusinya ;)
BalasHapusya gitu lah, karena dengan tenang dan tetap berfikir perlahan mungkin bisa ketemu solusinya.
BalasHapus