17.25
0



Kita tidak pernah mengharapkan hujan, ketika sedang menjemur beberapa pakaian

Kita tidak pernah mengharapkan panas, ketika kita sedang berbaris di tengah lapangan

Kita tidak pernah mengharapkan angin ketika sedang kedinginan

Kita tidak pernah mengharapkan debu ketika sedang dalam perjalanan

Kitia tidak pernah mengharapkan kegagalan ketika kita sedang berusaha mewujudkan sebuah angan-angan

Tetapi, terkadang semua yang tidak kita harapkan itu datang, dan terjadi mengampiri kita. 

Jiwa kita tentu sering terbawa kesal. Ingin mengutuk, mengumpat, memaki, dan membenci walau dalam hati. Ini naluri, ketika memang sedang dalam emosi. 

Padahal, kalau  kita bisa pahami lebih dalam, itu adalah rencana Tuhan.
Entah untuk menguji kesabaran, memberi teguran, atau malah sebagai hukuman.

Mungkin semua akan terasa sangat tentram ketika lidah bisa berucap “ini adalah keputusan Tuhan”.
Sayang, kata-kata itu mudah diucapkan, tapi sangat sulit diterima oleh hati. 

Barangkali hanya orang yang beriman tinggi yang bisa selaras menyeimbangkan kata-kata itu dengan suasana hatinya. 

Namun bagi kita yang barangkali masih lemah sikap ikhlasnya, Tuhan tak akan pernah berhenti memberikan peluang kepada kita untuk mendapatkannya sampai kontrak kita menikmati alam indah sementara ini berakhir.



0 komentar:

Posting Komentar