Menjalani ibadah pertama di malam
ramadhan tahun 1435 H kali ini, seorang ustad di sebuah masjid mengawali
ceramahnya dengan sebuah pertanyaan yang sangat menarik. Mengapa Tuhan
memberikan kita bulan ramadhan? Ustad
itu memberikan jawabannya adalah karena Tuhan itu begitu sayang dengan
kita yang masih bisa menemui bulan penuh berkah ini. karena, ramadhan adalah
diberikan tuhan sebagi bonus atau hadiah kepada kita. Dengannya kita memiliki
kesempatan untuk membakar semua dosa-dosa yang pasti sudah menggunung dalam
cacatan malaikat untuk diri kita. Bulan ramadhan inilah tempatnya yang paling
tepat untuk berserah diri dengan tanpa malu mengakui kesalahan kita kepada
tuhan yang maha esa dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, karena di bulan
ramadhan semua amal ibadah dilipat gandakan. Begitulah jawaban seorang ustad
itu dalam meberikan ceramahnya pada terawih malam pertama di masjid tempat saya
menjalankan ibadah sunnah tarawih.
Ya memang seharusnya betapa
senangnya kita saat datangnya bulannya ramdhan ini, karena bulan ini benar-benar
menjadi peluang bagi kita untuk memperbanyak ibadah karena semua ibadah
dillipat gandakan nilainya oleh Allah. Benar-benar bonus yang berlipat. Kalau saja
bisa dikatan bahwa beribadah di bulan biasa satu kebaikan hanya mendapat nilai
satu, tetapi di bulan ramdhan ini bisa sepuluh kali lipat nilainya. Bulan ramadhan
adalah sebuat moment yang tidak boleh terlewat untuk melebur semua dosa yang
pasti sudah banyak kita perbuat.
Mungkin kita belum menyadari
betapa beruntungnya kita, karena bulan yang penuh rahmat itu masih bisa kita
hampiri. Kalau saja kita sudah terlebih dahulu dipanggil oleh tuhan untuk
menghadap-Nya, kita tidak punya kesempatan memperbaiki diri di bulan ramadhan
tahun ini. Ini adalah sebuah kesempatan yang sangat baik. Mari kita bergembira
menyambutnya dan beribadah dalam hari-harinya, karena ketika kita gembira
menyambutnya, jiwa kita juga akan antusias dalam menjalan rangkaian ibadah yang
ada dalam bulan penuh berkah ini. Marhaban ya ramadhan. Ayo berpuasa.
Mufidin
0 komentar:
Posting Komentar